2016/01/17

Kota Palangka Raya Tawarkan Paket Wisata Gerhana Matahari Total 2016

Di tahun 1983, ketika Gerhana Matahari Total melintasi Indonesia, masyarakat diminta untuk tidak melihat gerhana karena dapat merusak mata. Pada akhirnya, ketika astronom, dan para pemburu gerhana dari Indonesia dan mancanegara menikmati keindahan momen totalitas, sebagian besar masyarakat Indonesia justru berdiam di dalam rumah dan tidak bisa ikut menikmati momen yang sangat berharga tersebut.

Kota Palangka Raya Tawarkan Paket Wisata Gerhana Matahari Total 2016

Kini di tahun 2016 fenomena alam tersebut akan terulang lagi. Gerhana Matahari Total 2016 ini akan terjadi pada tanggal 9 Maret 2016 melintasi kota-kota besar di Indonesia yaitu : Bengkulu, Palembang, Palangka Raya, Balikpapan, Tanjung Pandan, Palu dan Ternate.

Gerhana Matahari Total 2016 ini diperkirakan akan menarik perhatian masyarakat internasional, sejumlah perusahaan luar negeri mengincar momentum gerhana matahari total di Indonesia untuk pariwisata.


Kota Palangka Raya Tawarkan Paket Wisata Gerhana Matahari Total 2016

Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif telah menyiapkan paket wisata guna menyambut peristiwa Gerhana Matahari Total yang diprediksi terjadi tanggal 9 Maret 2016.

Paket wisata ini dibanderol dengan biaya Rp 4.985.000 per orang untuk 40-50 wisatawan. Pelayanan pada paket wisata itu diberikan selama 6 hari 5 malam yang dimulai sejak H-3 menjelang terjadinya Gerhana Matahari Total, dengan rincian sebagai berikut :
  1. Hari pertama, wisatawan dijemput dari bandara dan langsung diajak melihat "kota tua" di kawasan Pahandut. Wisatawan juga dapat menikmati sajian kuliner khas Dayak dan juga melihat Tugu Soekarno serta Sandung yang merupakan tempat penyimpanan tulang para leluhur dan terakhir "check in" pada salah satu resort yang berjarak sekitar 36 km dari Kota Palangka Raya.
  2. Hari kedua, wisatawan disuguhkan pemandangan alam dari atas Bukit Tangkiling dan juga melihat Desa Wisata Sei Gohong serta melihat orang utan menggunakan perahu di Pulau Kaja.
  3. Hari ketiga, setelah sarapan pagi kembali menuju Bukit Tangkiling untuk menyaksikan Gerhana Matahari Total yang pernah terjadi 33 tahun yang lalu. Aktivitas kemudian berlanjut kembali menuju Pulau Balapas, kemudian menyambangi BOS atau Borneo Orangutan Survival dan terakhir menuju Kota Palangka Raya untuk "check in" di salah satu hotel.
  4. Hari keempat, wisatawan diajak ke Bukit Rawi untuk melihat proses pengambilan getah karet dan proses penambangan emas tradisional. Dari situ dilanjutkan ke Taman Nasional Sebangau.
  5. Hari kelima, wisatawan diajak ke kawasan "Kubah Keramat" dan jika beruntung akan melihat kawanan monyet serta ke kawasan Danau Tundai yang berair hitam serta mengunjungi proyek pemerintah dalam merehabilitasi orangutan.
  6. Hari keenam, setelah sarapan pagi wisatawan kembali diantar menuju bandara.

Untuk mendukung event ini, Pemerintah Kota Palangka Raya juga mempersiapkan pergelaran Tari Budaya yang nanti rencananya ditampilkan di lapangan Sanaman Mantikei.

Selain itu, kesiapan infrastruktur, akomodasi, transportasi, penentuan titik lokasi pengamatan gerhana juga tengah dipersiapkan guna mempermudah wisatawan menyaksikan gerhana matahari total.

Baca juga :


Waktu dan Fase Gerhana Matahari Total di Palangka Raya

Berikut ini adalah waktu dan fase Gerhana Matahari Total yang akan melintasi kota Palangka Raya tanggal 9 Maret 2016 :
  1. 06:23:29 WIB - Kontak pertama (C1)
    Saat di mana piringan Bulan pertama kali 'menggigit' piringan Matahari, menandakan bermulanya gerhana. Fase ini disebut Gerhana Matahari Sebagian (Partial Solar Eclipse),  Ketinggian Matahari +12.3º
  2. 07:28:57 WIB - Kontak kedua (C2)
    Saat di mana hampir keseluruhan piringan Matahari telah terhalangi oleh piringan Bulan. Matahari akan menghilang dan langit akan menggelap seperti saat senja, Ketinggian Matahari +28.6º
  3. 07:30:12 WIB - Puncak Gerhana
    Ini adalah fase paling ditunggu-tunggu para pengamat langit. Fase puncak gerhana akan berlangsung selama maksimal 2 menit, Ketinggian Matahari +28.9º
  4. 07:31:27 WIB - Kontak ketiga (C3)
    Saat di mana kita akan kembali melihat silau Matahari, menandakan piringan Bulan sudah mulai bergerak membuka piringan Matahari, Ketinggian Matahari +29.2º
  5. 08:46:54 WIB - Kontak terakhir (C4)
    Saat di mana piringan Bulan telah kembali membuka keseluruhan piringan Matahari, menandakan gerhana telah usai, Ketinggian Matahari +48.0º

Catatan : Durasi Gerhana Total : 2 menit 29 detik


Cara Aman Mengamati Gerhana

Mengamati Gerhana Matahari tanpa alat bantu alias dengan mata telanjang saja dapat merusak mata, bahkan dapat menyebabkan mata kita buta permanen.

Untuk itu, kita perlu menggunakan kacamata matahari yang dilapisi filter khusus matahari. Jika Anda pengguna teleskop, Anda dapat memasangkan filter matahari saat pengamatan. Dan jika tidak punya kacamata matahari, kita bisa mengamatinya lewat kertas lubang jarum, cara ini lebih aman daripada melihat Matahari secara langsung.


Sumber :
  • travel.kompas.com
  • kalteng.antaranews.com
loading...
loading...
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai

No comments